Rabu, 29 Juli 2015

Cerbung : Tak Berjudul Part 3



Rumah, aku berada didepan rumahku, yang beberapa saat lalu aku meninggalkannya, pintunya masih tak terkunci, mungkin Ibu dan Ayah masih terlelap tidur, aku masuk kedalam, diikuti Ikhman yang mengikuti dibelakang, " Jangan ribut nanti orangtua saya bangun" aku berbisik pelan, Ikhman mengganguk, kamarku berada diatas, sedang kamar orangtuaku dibawah, ketukan kakiku terdengar, namun sepertinya agak aneh dengan ketukan kaki dari Ikhman, tidak sama sekali berbunyi, aku sesekali memandang kearah kakinya, Ikhman juga ikut memandang kakinya, "Kenapa?" tanya Ikhman, aku menggelangkan kepala, tersenyum. "Kamarmu Luas juga Zae" Ikhman tersenyum, itu kali pertamanya dia memanggil namaku, "kamu sendirian disini?" tanya Ikhman, aku tidak menjawabnya, aku keluar kekamar mandi. Ikhman mengikutiku, menungguku didepan kamar mandi, dan menanyakan pertanyaan yang sama beberapa kali, aku hanya terdiam tak menanggapi " Kamu kenapa Zae ?" pertanyaan itu sepertinya Familiar ditelingaku, seperti seseorang yang aku kenal yang menanyakan itu, suara Ikhman itu seperti suara orang yang pernah ada dalam hidupku, menemani dan memberikan aku tempat yang nyaman untuk bercerita. aku menatap muka Ikhman Sekilas, aku mulai merasa seperti mengenalnya, Siapa sebenarnya Ikhman ini ? 


Aku tak terlalu, memikirkan siapa Ikhman sebenarnya, tak ada suara dari mulutku bahkan hanya untuk mengucapkan selamat malam, mencoba memejam mata kembali dan tidur. sampai pada pagi harinya, aku terbangun melihat sekitar kamarku tak ada Ikhman, aku mencarinya dan aku menemukannya sedang membantu Ibu membersihkan piring didapur,  berbincang bincang dengannya, dan menceritakan bagaimana dia ada dirumahku, dia menceritakan bahwa bertemu denganku dimasjid dan mengajaknya untuk pulang kerumahku, ini hal yang tidak wajar bagaimana orang yang tak pernah aku kenal, dan tak pernah bertemu dengan keluargaku bisa sangat akrab seperti itu? 

Bersambung.........





0 komentar:

Poskan Komentar